When I See Your Smile
When I see you smile
I can face the world, oh oh,
you know I can do anything
When I see you smile
I see a ray of light, oh oh,
I see it shining right through the rain
When I see you smile
Oh yeah, baby when I see you smile at me
Baby there’s nothing in this world
that could ever do
What a touch of your hand can do
It’s like nothing that I ever knew
And when the rain is falling
I don’t feel it,
‘cause you’re here with me now
And one look at you baby
Is all I’ll ever need,
you’re all I’ll ever need
20.20 | Label: cinta, puisi | 0 Comments
Alangkah Lucunya Negeri Ini - Copet in Action

Satu lagi film garapan Deddy Mizwar yang wajib kita tonton karena selain ada unsur pendidikannya, film ini juga dibalut dengan komedi. Film ini Dibintangi oleh sejumlah artis seperti Reza Rahadian, Deddy Mizwar, Slamet Rahardjo, Jaja Mihardja, Tio Pakusadewo, Asrul Dahlan, Ratu Tika Bravani, dan Rina Hasyim.
Pentingnya pendidikan menjadi sebuah perdebatan dalam film ini. Pasalnya buluk yang merupakan tamatan S1 Sarjana Manajemen, sampai sekarang masih terlunta - lunta dalam mendapatkan pekerjaan. Di sisi lain, banyak orang yang telah sukses membuka suatu usaha padahal dia hanya tamatan SMA bahkan SMP. Koran demi koran telah ia baca, perusahan demi perusahan telah ia datangi. Tapi, pekerjaan yang ia inginpun belum satu pun didapatkannya. Sampai akhirnya ia bertemu dengan Komet, salah satu tukang copet yang membawanya ke dunia copet. Di sinilah ia mengenal tentang anak - anak pencopet, anak - anak liar yang sama sekali tidak tau tentang pendidikan. Anak - anak yang hanya tahu dan mengenal tentang ketrampilan copet.
Setelah bertemu dengan bosnya, Jarot, ia menawarkan suatu kerjasama untuk mengelola keuangan dan mendidikan mereka semua dengan imbalan 10% dari hasil mencopet. Muluk pun berhasil menyakinkan Jarot dan dibantu dengan dua rekannya yang sarjana, Muluk mulai mengajarkan tentang ilmu agama, budi pekerti, dan pancasila. Mereka juga memiliki keinginan untuk merubah profesi para tukang copet itu ke arah yang lebih baik.
Film yang bercerita tentang kehidupan nyata (dunia copet) ini disuguhkan senyata mungkin dengan balutan komedi. Di film ini, kita bisa melihat kehidupan lain di luar sana yang mungkin belum pernah terbayangkan. Banyak hal yang bisa diperoleh untuk bahan instropeksi diri dalam film ini sehingga tidak heran jika film yang mengangkat tentang permasalahan di negeri ini seperti anak-anak telantar, penyandang cacat, dan kekerasan mendapat pujian dari Menteri Sosial, Salim Segaf al Jufri.
Satu lagi yang membuat film ini menarik adalah akhir ceritanya yang sangat tidak terduga. Pada akhir cerita pun dibuat senyata mungkin dan hal ini tentu berbeda dengan film - film drama pada umumnya
05.45 | Label: alangkah lucunya negeri ini, deddy mizwar, nonton, pencopet, review film, reza rahardia, tio pakusadewo | 0 Comments
Bayangan putih di layar bioskop 21 delta studio 1
bingung, gara2 g ada kerjaan setelah kuliah APS berakhirnya, akhirnya aq dan salya memutuskan untuk nonton film. Kali ini, tidak seperti biasanya, kita milih film indonesia hasil karya Deddy Mizwar yang tak perlu ditanya lagi, filmnya pasti bagus dan kaya akan unsur pendidikan. Pada awalnya kita sempat bingung nonton di mana, pada akhirnya delta menjadi pilihan yang sangat tepat.
Tiket dipesan,,jam menunjukkan pukul 14.30, telat 10 menit untuk pertunjuukkan pertama. Akhirnya, kita pilih untuk nonton di sesi dua yang itu artinya masih harus menunggu dua jaman lagi. Nggelimbung sana sini tanpa arah dan toko Gunung agung jadi sasaran kita.
Jam menunjukkan pukul 15.30. Ups belum saholat dan perutpun sudah mulai lapar. Akhirnya, kita putuskan untuk ke bang Tony Jack si bajak laut untuk numpang sholat ashar, hanya sholat ajah,,:D Setelah sholat tiba waktunya makan, dan tempat yang terpilih ada cubo-cubo yang murahhhh,,
Sholat sudah,,,makan juga sudah,,,lima menit sebelum pertunjukkan kita baru ke 21. Sempat bingung dimana letak studio satunya. Setelah tanya sana sini, akhirnya kita nyampai juga.
"Duduknya sembarang y mb, lagi sepi",kata petugas tiketnya.
Lucu juga, kayak naek kereta ekonomi ajah, siapa cepat dia dapat. Akhirnya kita memutuskan untuk duduk di row 2 dari belakang. Awal masuk biasanya ajah. Salya heboh sendiri karena enath apa yang ditakutinya, awalnya tak pikir takut karena kursi-kursi di sampingnya pada sepi. Eh ternyata dia bingung gara-gara ada bayangan putih di layar bioskopnya.
Lama kuperhatikan,,bayangan itu agak setengah lingkaran dan kalau siperhatikan mirip seorang cewek rambut panjang yang tengah ikutan nonton. Gara - gara hal ini, jadi g konsen nontonnya. Film yang komedipun akhirnya jadi berbalut horor.
Bayangan ini membuat semakin penasaran. Setelah melakukan sedikit pengamatan. Akhirnya dapat suatu kesimpulan bayangannya itu muncul kalau proyektor kiri yang aktif, kalo kana yang aktif bayangan itu hilang. Dan sampai sekarang kita pun bingung itu bayangan debu ataukah bayangan 'sesuatu'..hihhhhhhh
Keluar bioskop, kita berdiskusi tentang itu. "Orang - orang pada nyadar g yah, bayangan kayak pocong itu", kata salya.
"Pocong???????? Bukannya itu bayangan cewek ya??"
Nah loh semakin bingung khan. Duh, orang - orang pada sadar g sih tentang itu. Atau jangan - jangan hanya kita saja. Waallahualam. Sampai sekarang kita pun masih bingung. Nah, teman - teman sekalian ada yang pernah nonton di 21 delta studio 1 g?? Terus apakah ada bayangan putih juga???
04.16 | Label: nonton, pengalaman, true story | 0 Comments
Daftar Blog Saya
-
First Timer, Finally Europe!!!!10 tahun yang lalu
-
Cara Mudah Membuat Situs Blog13 tahun yang lalu
-
Ini lo Admin LP, selalu bersenang-senang. .:)14 tahun yang lalu
-
Implementasi Histogram Equalization15 tahun yang lalu
-
